Menggores aksara
Saat luluh jua. Terpesona
Bulan dan bintang
Ranting pohon di cemara ini
Terbaca wajah zaman
Pelepah daun yang luruh
Harapan-harapan yang terkubur di tanah
Kembali malam
jari berdarah di retak bulan malam
yang pergi
tiada kulihat
Doa di kegelapan malam
Tuhan!
Warnai hidupku selalu
Tiada jiwa menusuk ke tulang
Pancarkan nur-Mu dalam hatiku
kelam berdebu
Filed under: Pelataran Puisi