Bayang-bayang Hitam

Menggores aksara
Saat luluh jua. Terpesona
Bulan dan bintang

Ranting pohon di cemara ini
Terbaca wajah zaman
Pelepah daun yang luruh
Harapan-harapan yang terkubur di tanah

Kembali malam
jari berdarah di retak bulan malam
yang pergi
tiada kulihat

Doa di kegelapan malam
Tuhan!
Warnai hidupku selalu
Tiada jiwa menusuk ke tulang
Pancarkan nur-Mu dalam hatiku
kelam berdebu

Curahan Hati Dari Teman Saya

Rutinitas di perkulihan di Unlam ( Universitas Lambung Mangkurat ) Banjarmasin Fakultas Teknik Arsitektur, yang terjadi ……..

Pada saat jam Kuliah Mekanika Teknik 2 kemarin temanku (tak ingin disebutkan namanya) membuat sebuah curahan hati yang ditulis di sehelai kertas putih terhadap mata kuliah ini …entah karena apa …yang isinya…

“Senin, 12 Mei 2008 jam 2.40

Mekanika Teknik belum juga berakhir,

Sementara aku terpuruk disini bersama sejuta keinginan yang terkurung, terjerat pada bangku ini.

Wajah pucat pasi sangat terlihat jelas dan raut mukaku, seakan ingin berkata…tolong…hentikan ini…

Detikpun terasa lambat berlalu, sementara egoku kian menggebu …oh Tuhan…sebenarnya apa cuma aku yang mengalami seperti ini ? Apakah mereka tidak merasakannya ?

Apakah ini ujian bagiku ?

oh…tidak…

Sudah tiap minggu aku dijeruji seperti ini…

Apa ada yang bisa menolongku agar nilaiku A tanpa semua cobaan ini ?

Aku berharap padamu , yang membaca rintihan hatiku…please save my life…”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.